Motivasi untuk Orangtua: Semangat dan Sabar Mendampingi Anak Belajar Al-Qur’an

02 December 2025
05:04 WIB
145 views
Thumbnail Motivasi untuk Orangtua: Semangat dan Sabar Mendampingi Anak Belajar Al-Qur’an

Gambar utama berita

Oleh: Guru TPA Masjid Al-Ikhlas Dalang

Ayah Bunda yang dirahmati Allah.

Mendampingi anak belajar Al-Qur’an di rumah mungkin terasa tidak mudah. Kadang waktu tidak cocok, kondisi lelah, atau merasa tidak mampu mengajar huruf demi huruf. Namun, ketahuilah bahwa Allah tidak menuntut Ayah Bunda harus sempurna dalam mengajar, tetapi Allah memuliakan setiap dukungan, doa, dan kesabaran yang dilakukan untuk mendekatkan anak kepada Kitabnya.

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

1. Tugas Orangtua Bukan Harus Bisa Mengajar, Tapi Hadir dan Mendukung

Meskipun Ayah Bunda tidak mahir membaca Al-Qur’an, atau belum mampu mengajarkan dengan benar, dukungan sekecil apa pun sangat berarti:

• Menyiapkan waktu ketika guru memberi tugas.

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

• Menanyakan: “Sudah muroja’ah belum, Nak?”

• Menegur dengan lembut ketika anak lupa.

• Mendoakan anak agar dimudahkan memahami Al-Qur’an.

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

Allah Ta'ala menyampaikan bahwa keluarga adalah amanah yang harus dijaga, bukan harus disempurnakan sendiri:

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” (QS. At-Tahrim: 6)

Menjaga keluarga bukan berarti semua harus diajarkan sendiri, tetapi memastikan anak tetap berada dalam jalan yg benar, termasuk belajar Al-Qur’an.

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

2. Setiap Kesabaran Orangtua Akan Menjadi Cahaya

Ada kalanya anak sulit diatur, malas mengaji, atau mudah bosan. Tetapi justru pada saat seperti itulah pahala kesabaran orangtua dilipatgandakan.

Rasullullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

“Barang siapa menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yg melakukannya.” (HR. Muslim)

Mendampingi anak belajar Al-Qur’an, meski hanya duduk di sampingnya, sudah termasuk “menunjukkan kepada kebaikan”.

3. Berjuang untuk Al-Qur’an Akan Mengangkat Derajat Keluarga

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

Anak yg menjaga Al-Qur’an kelak akan menjadi penolong bagi orangtuanya, sebagaimana sabda Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam:

“Sesungguhnya Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa'at bagi para pembacanya.” (HR. Muslim)

Dan lebih khusus lagi: “Kedua orang tua akan diberi mahkota pada hari kiamat karena anaknya yg membaca Al-Qur’an.” (HR. Hakim)

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

Bayangkan, Ayah Bunda mendapat mahkota kemuliaan bukan karena kepandaian mengajar, tetapi karena tidak pernah berhenti mendorong anak untuk mencintai Al-Qur’an.

4. Perjalanan ini Diberkahi, Meski Lambat

Bahkan orang yg belajar Al-Qur’an dengan kesulitan pun tetap diberi dua pahala:

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

“Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia terbata-bata dalam membacanya serta terasa berat, maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jika orang yg terbata-bata saja diberi dua pahala, maka bagaimana dengan orangtua yg sabar membimbing anaknya hari demi hari? Tentu Allah Maha Mengetahui seluruh jerih payah itu.

Ayah Bunda, teruslah mendampingi anak belajar Al-Qur’an. Tidak harus sempurna, tidak harus menjadi guru. Cukup hadir, cukup mendukung, cukup berdoa. Karena di mata Allah, upaya kecil itu besar disisi Allah. Semoga Allah menjadikan perjuangan Ayah Bunda sebagai pemberat timbangan amal di hari akhir, serta menjadikan putra-putri kita generasi yg menghidupkan Al-Qur’an, mengamalkan, dan membanggakan di dunia maupun akhirat.

"Konten berita yang informatif dan terpercaya"

145 views

Terakhir diperbarui

18 April 2026 10:53